Total Pageviews

Jul 25, 2012

Geje

Dari pada ga ada postingan, saya isi curhatan ajalah...sesuatu yang ga bisa saya ungkapin secara bebas ke orang lain...
Malam ini tiba-tiba menggalau...pemicunya sangat sepele, tapi ternyata hal sepele itu membangunkan hal-hal besar lainnya...
Tadi abis ngobrol di telpon sama kakak dan ibuk, nanyain kabar sekolahan. Sampe satu ketika kakak minta saya ikut nanganin sekolahan yang Alhamdulillah udah sampe SD. Saya bilang kalo sulit buat ikut monitoring sekolahan dari sini...tak hanya jarak, tapi juga soal waktu....dan kakakpun akhirnya nanyain berapa lama rencana kerja di sini...dan saya cuman bisa jawab gatau...dan kakak terdengar kecewa dan bilang 'ya udah, sekolahannya aku pegang sendiri aja gapapa...'
Sediiiiiihhhhhhhhhh....sedih dengan kekalutan yang saya buat sendiri. Sedih dengan kebingungan yang menjebak ini. Saya ingin, ingin sekali pulang. Tapi bukankah keberangkatan saya ke sini juga demi sebuah mimpi? Mimpi untuk memutuskan rantai generasi bobrok, generasi pencontek, generasi ga jujur, generasi korupsi, generasi yg jauh dari agamanya...sejauh ini, saya baru bisa support sedikit materi...tanpa bisa terjun langsung. Dengan segala kesulitan, mimpi itu yang selalu membuat saya bertahan.
Jujur, masih sangat kecil kontribusi saya. Jujur, saya juga inginnya kerja di Indonesia saja. Saya juga ingi hidup normal, punya keluarga, bahagia meski sederhana. Saya tak pernah peduli sama yang namanya karir, harta, jabatan, apalah itu...bukan ambisi saya untuk mengumpulkan harta dan kehormatan dunia di negeri seberang ini...Tapi mimpi itu terlalu besar untuk dikorbankan dengan kebahagiaan sederhana.
Sementara, pekerjaan sekarang sama sekali bukan pekerjaan yang saya cintai. Saya berusaha keras karena saya punya tanggung jawab. Tapi sangat sulit memaksakan hati untuk mencintai apa yang tak saya cintai...
Allah....dou sureba ii desuka? Give me Your guidance...

No comments:

Post a Comment