Aku tak punya target menikah. Bukannya tak pernah menargetkan kapan mau menikah, I had it, but not now. Dulu,,,,,sekali pernah menargetkan kapan mau menikah,umur sekian, tahun sekian. Tapi setelah berpikir jauh, mulai bertanya-tanya : untuk apa punya target tertentu tahun pernikahan sementara waktu itu telah dituliskan dalam skenario hidupku? Dia akan tiba di waktu yang paling tepat, dengan orang yang paling tepat, yang khusus dipilihkan Allah untuk jadi imamku,,,
Tidak punya target menikah bukan berarti tidak berikhtiar. Segalanya memang harus diikhtiarkan. Tidak punya target menikah berarti aku siap kapanpun Allah pertemukan dengan belahan jiwaku, aku tak perlu merasa terburu-buru ataupun bersantai-santai, dan akupun tak merasa perlu menyisihkan mimpi-mimpiku untuk satu target itu. Just go ahead! Dia seperti siklus hidup yang tak perlu ditargetkan; lahir, dewasa, menikah, punya anak, dan mati. Sesuatu yang sudah digariskan, bukan?
Jadi jangan tanya saya kapan saya (berencana) menikah, tanya saja pada Allah, Dia Sang Pemilik Keputusan,,,
No comments:
Post a Comment