Aku jatuh cinta pada Matahari. Jatuh cinta pada cahayanya. Cahaya yang membuat hilang semua gulita. Cahaya yang begitu besar energinya. Cahaya yang bermanfaat bagi sekitarnya. Cahaya yang tak pernah hilang dari semesta, duapuluh empat jam lamanya. Cahaya keemasannya yang memberikan semangat dan energi baru di pagi hari, cahaya putihnya yang menyilaukan dan memanaskan di siang hari, cahaya yang meneduhkan dan membawa kerinduan pada kampung halaman di sore hari, pun cahaya yang dititipkannya pada sang Rembulan di malam hari. Cahaya yang lembut, cahaya yang terang, hingga cahaya yang garang, aku mencintai semuanya...
Aku jatuh cinta pada matahari. Jatuh cinta pada kesombongannya sebagai makhluk paling terang di Tata Surya ini. Kesombongan yang tak bisa diingkari, karena bagaimanapun dia tetap yang paling terang nampak dari sini. Tanpa dia, tak akan hujan turun di muka bumi. Tanpa dia, tak akan bisa fotosintesis terjadi. Tanpa dia, tak akan ada bumi ini. Ya, dia makhluk penting, karenanya dia sombong memamerkan energinya ke seluruh semesta. Tapi aku tetap jatuh cinta padanya, bahkan pada kesombongannya...
Aku jatuh cinta pada Matahari. Jatuh cinta pada kepatuhannya. Kepatuhan akan perintah Tuhannya. Tak pernah sekalipun dia mengingkari perintahNya, apapun, kapanpun, selamanya. Meski dia bercahaya, patuhlah ia ketika Tuhannya memerintahkannya untuk bersembunyi di balik mendung tebal yang menutupinya, menyembunyikan sinarnya. Meski dia berkuasa, patuhlah ia pada perintah Tuhannya yang menyuruhnya mendekam di balik rembulan yang sehari-hari menjadi pengawalnya, saat gerhana tiba. Apapun perintah Tuhannya, tak pernah sekalipun ia mengingkarinya...
Aku jatuh cinta pada Matahari. Jatuh cinta pada kesetiaanya. Setia pada sang Bumi yang menjadi pendampingnya. Tak pernah satu detikpun ia lalai menerangi sang Bumi. Tak pernah satu detikpun ia terlambat memenuhi janji. Selalu menjaga Bumi, hingga akhir zaman nanti...
Entahlah, apakah itu alasan yang cukup untuk membuatku jatuh cinta, tapi harus kuakui, sejak pertama mengenalnya, paling tidak hingga saat ini, aku merasa benar-benar jatuh cinta pada Matahari...
No comments:
Post a Comment