Total Pageviews

Nov 9, 2009

Untuk Seseorang

Senyumanmu seperti matahari di pagi hari. Lembut, cerah, tapi tak berlebihan. Memberikan semangat kepada seluruh alam.

Tatapanmu selembut awan. Tenang, menyejukkan. Menghilangkan keresahan dan kegalauan.

Tutur katamu begitu indah, menentramkan, membawa hanya pada kebaikan. Mengobati luka, menyembuhkan penyakit, menghilangkan ketakutan, memberi kekuatan.

Kesabaranmu laksana bintang. Berjuta, tak terbatas, tak tejangkau akal pikiran. Sering aku bertanya, terbuat dari apa hatimu itu? Mungkin dari cahaya, mungkin dari permata. Yang jelas, hatimu adalah hati yang langka. Yang tak semua manusia dikaruniakan untuk memilikinya.

Mungkin gambaranku terlalu sempurna untukmu, karena bagaimanapun engkau tetaplah manusia. Tapi begitulah engkau di mataku. Manusia, tapi istimewa.

Terima kasih untuk hari-hari yang telah kita lalui, dalam tangis, dalam tawa, dalam sedih, dalam suka....terima kasih...

Terima kasih untuk telinga yang telah kau sediakan untuk mendengarkan segala keluh kesahku, mulut yang tak hentinya mengingatkanku dan menasihatiku, mata yang selalu memandangku dengan hangat, tangan yang selalu ada untuk memelukku, dan hati yang selalu sabar menghadapiku...

Maafkan jika tak pernah mampu aku membalas semua itu, maafkan jika lebih sering aku merepotkanmu, maafkan untuk semua ketaksempurnaanku...

Aku mencintaimu, sangat...dan aku ingin kau selalu bahagia dimanapun berada...


*selepas obrolan pelepas rindu dengan seorang sahabat yang kuanggap lebih dari sekedar saudara*

No comments:

Post a Comment